Friday, January 11, 2013

Partai Jalan Buntu

-->
Begitu rumitnya ternyata manusia memainkan teorinya untuk tegaknya jalan menuju kondisi negeri yang mereka katakan “idaman”. Mereka beradu dalam berbagai visi dan misi bendera masing-masing. Bahkan, saat asyik mengkampanyekan tentang ide tipu-tipu itu, mereka tinggalkan amanah ilmu yang ada pada mereka masing-masing, juga lupa pada teori dari Allah SWT yang merupakan satu-satunya petunjuk yang paling haq.
Maka dengan semangat motto Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu, yang kemudian dianalogkan dengan perbedaan mimpi yang berjumlah lebih dari 40 itu tapi tujuan tetap satu jua, MENANG dalam pemilihan dan duduk di kursi panas sebagai anggota Legislatif.
Selanjutnya, dalam langkah menuju dan setelah proklamasi “keunggulan” mereka masing-masing, mungkin tak satu pun dari mereka melalui media, berani dengan lantang bersuara :
“ saya bersaksi, bahwa sesungguhnya penjajahan di atas negeri ini harus dihapuskan. Tidak boleh ada lagi dan harus dibasmi bentuk penjajahan aparat polisi dan atau militer pada rakyat dalam bentuk apa pun juga”
“saya bersaksi, bahwa sesungguhnya kebiasaan berzina dan korupsi yang dilakukan para pejabat dan atau para sekutunya serta individu sehobby dalam masyarakat yang lain, jelas memberi kontribusi besar pada kerusakan negeri yang akut sehingga harus pula dibasmi dengan cara yang tegas dan keras ”
So siapa yang senang dan siapa pula yang berang???
Wallahualam.